Blog Image

Blog

6 Rekomendasi Film Anak Seru Temani Malam Tahun Baru #DiRumahAja

December 31, 2020
/
Information
6 Rekomendasi Film Anak Seru Temani Malam Tahun Baru #DiRumahAja image

Sahabat Suni, tidak terasa sudah diakhir tahun 2020 ya. Walaupun #dirumahaja masih bisa lho menghabiskan malam akhir tahun dengan cara yang seru. Ibu Suni punya 6 rekomendasi film anak yang Sahabat Suni bisa pilih dan tonton bersama si kecil. Simak yaaaa.

1. Toy Story (1995)

Film animasi ini menceritakan Woody, koboi mainan yang baik hati milik seorang anak laki-laki bernama Andy, melihat posisinya sebagai mainan favorit Andy terancam ketika orang tua Andy membelikan Andy action figure Buzz Lightyear. Buzz yang sombong mengira dia seorang antariksa sungguhan dalam misi untuk kembali ke planet asalnya. Situasi menegangkan ketika keluarga Andy pindah ke rumah baru, Woody dan Buzz terpisah dari mainan-mainan lain dan tersesat di rumah tetangka Sid Phillips. Buzz dan Woody harus melarikan diri dari cengkeraman tetangga dan bersatu kembali dengan Andy. Melalui Toy Story, Sahabat Suni bisa mengajarkan bagaimana berkenalan dengan teman baru dan indahnya menjalin persahabatan. Toy Story berjumlah empat film, yang Sahabat Suni bisa pilih bersama si kecil.

2. Inside Out (2015)

Riley adalah anak perempuan asal Midwest, Amerika, berusia 11 tahun yang bahagia dan mencintai hoki. Dunianya berubah ketika dia dan orang tuanya pindah ke San Francisco. Riley harus meninggalkan teman-teman dan tim hokinya. Emosi Riley -dipimpin oleh Joy (Gembira)- mencoba membimbingnya melalui peristiwa sulit. Namun, stres akibat perpindahan tersebut membawa Sad (Sedih) ke permukaan emosi Riley. Ketika Joy dan Sad secara tidak sengaja tersapu jauh ke dalam pikiran Riley, emosi yang tersisa di kantor emosi adalah Anger (Kemarahan), Fear (Ketakutan), dan Disgust (Jijik). Film animasi ini mengenalkan emosi kepada si kecil. Seperti yang Sahabat Suni tau, kecerdasan emosional anak juga penting dalam tumbuh kembangnya.

3. Petualangan Sherina (2000)

Ayah Sherina, yaitu Darmawan, insinyur pertanian, mendapatkan kerja pertanian sesuai dengan impiannya. Sherina pun harus ikut pindah dari Jakarta ke Bandung Utara. Di sekolahnya yang baru, ia mendapat perundungan dari Sadam, yang ternyata anak dari majikan Darmawan, bernama Ardiwilaga. Walaupun dirundung, Sherina berhasil berteman dengan teman sekelasnya dan berani melawan Sadam. Situasi menjadi menegangkan ketika Sherina dan Sadam yang sedang bermain di kebun Ardiwilaga tersesat dan diculik! Tidaakkkk. Film musikal ini mengajarkan keberanian untuk berpetualang, melawan perundungan, dan berteman dengan siapa saja. Lagu-lagu soundtrack yang ciamik pasti menambah keseruan menonton.

4. Keluarga Cemara (2019)

Sebuah keluarga asal Jakarta harus menghadapi kenyataan pahit bahwa harta benda mereka habis tak berbekas akibat ditipu salah satu keluarga besar mereka. Duh, ko tega ya masih satu keluarga sudah tipu-tipu? Keluarga itu pun pindah ke desa di Kabupaten Bogor, Abah dan keluarga harus beradaptasi dengan segala ketidaknyamanan yang tak pernah dialami sebelumnya. Permasalahan datang silih berganti, tetapi keluarga ini tetap bertahan penuh semangat. Kehangatan keluarga sangat terasa di film ini. Pas banget kan untuk ditonton bersama si kecil, agar belajar kekuatan sebuah keluarga.

5. Finding Nemo (2003)

Marlin, seekor ikan badut, terlalu protektif terhadap putranya, Nemo, yang memiliki sirip pendek. Ketika Nemo berenang terlalu dekat ke permukaan untuk membuktikan kemandirian dirinya, ia ditangkap oleh seorang penyelam. Marlin yang khawatir dan ketakutan akan keselamatan Nemo menempuh perjalanan panjang demi membawa pulang Nemo. Seekor ikan karang biru bernama Dory -yang memiliki ingatan yang sangat singkat- bergabung dengan Marlin dan memperumit petualangan mereka dengan bertemu hiu, ubur-ubur, dan sejumlah bahaya laut lain. Sementara itu, Nemo merencanakan pelariannya dari tangki ikan milik dokter gigi. Film animasi dari Disney-Pixar ini mengajarkan kasih sayang seorang ayah kepada anaknya dan juga perlunya memberikan ruang kepercayaan pada anak (yang tetap dalam pengawasan ya Sahabat Suni hehehe).

6. Charlie and Chocolate Factory (2005)

Ditulis oleh Roald Dahl, film komedi dan fantasti ini menceritakan anak laki-laki bernama Charlie Bucket dan Grandpa Joe saat mereka bergabung dengan empat pemenang kontes lain yang berkesempatan berkeliling pabrik permen ajaib dan misterius dari pembuat permen eksentrik Willy Wonka. Dibantu oleh ribuan pekerja setianya bernama Oompa Loompa, Wonka memiliki motivasi tersembunyi yaitu mencari penerus pabrik. Banyak sekali pesan moral yang bisa diambil dari film ini, seperti bagaimana parenting membentuk sifat dan sikap seorang anak, bagaimana anak-anak berinteraksi, kedekatan keluarga dan anak, serta bahagia itu sederhana.

 

Ternyata dari film pun bisa banyak hal yang diperoleh ya. Waahhhh, Ibu Suni mau nonton lagi sama Suni dan Kakak Suni. Selamat menonton Sahabat Suni :)