Blog Image

Blog

LAWAN KEKHAWATIRAN SPEECH DELAY PADA ANAK - PART 2

December 1, 2020
/
SUNKRISPS EDU
LAWAN KEKHAWATIRAN SPEECH DELAY PADA ANAK - PART 2 image

Halo, Sahabat Suni! Pada artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai penyebab dari speech delay atau gangguan bicara pada anak. Part 2 akan membahas mengenai cara mengatasi speech delay. Umumnya, anak mulai aktif bicara pada usia 3 tahun. Akan tetapi, perlu diingat bahwa perkembangan pada setiap anak berbeda sehingga tidak perlu memburu anak untuk cepat bisa bicara. Untuk mengurangi rasa khawatir, komunikasikan secara detail mengenai perkembangan anak pada dokter anak Sahabat Suni ya.

 

Jika anak Sahabat Suni mengalami gangguan bicara, maka terapi bicara adalah pilihan pertama yang Sahabat Suni bisa lakukan. Terapi tersebut dilakukan apabila diagnose penyebab gangguan bicara adalah gangguan pada mulut dan gangguan pada alat pendengaran. Terapi bicara adalah pengobatan masalah komunikasi berupa gangguan bicara pada anak, yang dilakukan oleh ahli patologi bicara-bahasa atau disebut terapis bicara. Adapun hal yang dilatih antara lain artikulasi, stimulus interaksi percakapan, dan lain-lain menyesuaikan dengan kemampuan yang butuh dilatih lebih.

 

Umumnya selama sesi terapi, terapis akan berinteraksi melalui berbicara dan bermain menggunakan buku, mainan, atau gambar sebagai bentuk intervensi bahasa untuk membantu menstimulus anak bicara. Anak akan disemangati dan didorong untuk aktif mengeluarkan atau menirukan bunyi suara atau kata tertentu. Lamanya terapi bicara tergantung dari kondisi anak, seperti umur, jenis gangguan bicara, frekuensi atau seberapa sering terapi, dan kondisi medis yang mendasari jenis gangguan bicara.

 

Sebagai penunjang terapi, latih anak sesuai dengan aktivitas yang dilakukan terapis. Hal tersebut akan menguatkan keterikatan anak dengan orang tua, yang tentunya menghabiskan waktu lebih banyak dengan anak dibandingkan terapis, sehingga anak akan lebih antusias untuk bicara. Berfokuslah pada apa yang sudah anak mampu ucapkan, sebagai bentuk apresiasi kemenangan kecil atas usahanya. Kemudian secara bertahap beri tantangan misalnya untuk kata baru atau mengatakan satu kalimat. Dengan demikian, anak menjadi percaya diri untuk bicara. Hindari gangguan komunikasi satu arah seperti televisi, yang dapat meminimalisir stimulus anak untuk aktif bicara. Komunikasi dua arah adalah teknik terbaik untuk melatih kemampuan bicara. Dengarkan dengan penuh perhatian dan kesabaran terhadap setiap hal yang anak bicarakan. hal tersebut akan menguatkan keterikatan anak dengan lawan bicara, yang selanjutnya akan melatih anak untuk bereaksi dan nyaman dengan lawan bicaranya.

 

Sahabat Suni bisa menyiapkan camilan sehat Sunkrisps untuk menemani anak berlatih bicara. Wah, pasti si kecil semakin happy. Dukung terus tumbuh kembang si kecil yaa Moms & Dads Sahabat Suni.

 

Sumber: Sunkrisps Talkie dengan dr. Adilla Hikmah, Sp. KFR