Blog Image

Blog

Moms, Latih Oromotor Si Kecil, Yuk!

December 14, 2020
/
SUNKRISPS EDU
Moms, Latih Oromotor Si Kecil, Yuk! image

Wah, hebat si kecil baru mau tumbuh gigi tapi sudah aktif gigit-gigit ya bund? Selain keterampilan motorik kasar dan motori halus, kemampuan motorik pada mulut bayi perlu distimulasi. Melatih oromotor si kecil penting lho Sahabat Suni, supaya keterampilan makan si kecil baik. Stimulasi oromotor juga berpengaruh pada kelancaran kemampuan bicara.

Oromotor adalah dasar keterampilan makan, mencakup semua kegiatan yang menggunakan sistem gerak otot dari rongga mulut, seperti rahang, gigi, lidah, langit-langit mulut, bibir, dan pipi. Termasuk juga koordinasi gerak di antara organ-organ rongga mulut. Keterampilan oromotor perlu dilatih dan dipelajari secara bertahap, sesuai dengan perkembangan usia bayi.

 

Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Sp.A(K) menjelaskan ada beberapa diagnosis yang cenderung dialami oleh anak yang tidak mendapat stimulasi oromotor yang optimal, seperti menjadi picky eater, salivasi atau memproduksi air liur berlebih, kesulitan mengisap ketika menyusu, mengunyah dan menelan, serta terlambat bicara.

Moms & Dads, Sahabat Suni bisa melakukan dua hal berikut untuk menstimulus keterampilan oromotor:

1. Rangsang dengan makanan

Stimulasi oromotor mencakup tiga hal, yaitu mengetahui dengan jelas waktu yang tepat untuk memberikan MPASI, melatih keterampilan mengunyah si kecil sebagai dasar dari proses makan, dan mengetahui gangguan makan pada anak serta segera mengatasinya. Untuk menghindari self-diagnosed, ingat untuk komunikasikan dengan dokter anak ya, Sahabat Suni.

Stimulasi oromotor yang tepat adalah pemberian makan, termasuk waktu, variasi, dan tekstur yang sesuai dengan perkembangan Si Kecil. Contohnya dengan camilah sehat Sunkrisps yang tekstur, bentuk, dan variasi rasa sudah disesuaikan dengan usia anak. Bila bayi sudah menunjukkan kematangan oromotor namun sang ibu tidak merespons dengan pemberian makanan yang tepat, maka keterampilan oromotor akan menurun dan cenderung mengalami diagnosis di atas, seperti picky eater, terlambat bicara, dan lain-lain.

    

2. Rangsang dengan alat bantu

Bayi menggunakan mulut mereka untuk mendapatkan informasi tentang suatu benda. Dengan menggunakan alat bantu, umumnya teether, si kecil bisa mempertajam sensor oromotornya untuk belajar tentng ukuran, bentuk, tekstur, dan rasa. Sahabat Suni sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak, untuk mengetahui berapa lama proses latihan menggunakan teether.

 

Selamat melatih oromotor si kecil, Sahabat Suni!

Sumber: Artikel FKUI