Blog Image

Blog

PESCATARIAN? APA BEDANYA DENGAN VEGETARIAN?

March 27, 2021
/
SUNKRISPS EDU
PESCATARIAN? APA BEDANYA DENGAN VEGETARIAN? image

Sahabat Suni pernah dengar Pescatarian sebelumnya? Pescatarian adalah pola makan tanpa mengonsumsi daging. Namun, orang yang menjalani pola makan ini masih mengonsumsi ikan dan jenis makanan laut lain, seperti kerang dan udang, serta telur dan susu. Pola makan pescatarian juga diyakini dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, lho Sahabat Suni!

Pola makan atau diet Pescatarian masih tergolong sebagai salah satu tipe diet vegetarian. Orang yang menjalani diet pescatarian menghindari konsumsi daging merah dan daging unggas, tetapi dapat mengonsumsi beberapa makanan berikut ini nih:

  • Sayuran

  • Buah-buahan

  • Biji-bijian

  • Kacang-kacangan dan produk olahannya, seperti tahu dan tempe

  • Jamur

  • Ikan, baik ikan air laut maupun air tawar, termasuk ikan tilapia

  • Seafood, termasuk udang, cumi-cumi, kerang, dan gurita

  • Telur

  • Susu dan produk olahannya, seperti yoghurt dan keju

 

Terus apa aja sih manfaat yang didapat jika kita menerapkan pola diet Pescatarian ini? Salah satu alasan mengapa banyak orang mulai menjalani diet vegetarian dan pescatarian adalah karena kepedulian terhadap lingkungan. Namun, ada pula yang memilih untuk menjalani diet Pescatarian karena alasan kesehatan. Ini dikarenakan pola makan pescatarian didominasi oleh makanan bernilai gizi tinggi, seperti ikan, seafood, sayur, dan buah-buahan.

Berikut ini adalah beberapa manfaat pola makan Pescatarian bagi kesehatan tubuh:

 

  1. Mencukupi kebutuhan protein

Protein merupakan asupan nutrisi yang sangat penting bagi tubuh untuk menghasilkan sel dan jaringan tubuh baru, mendukung proses pemulihan luka atau sakit, serta menghasilkan berbagai macam hormon. Salah satu risiko menjadi vegetarian atau vegan adalah tidak mendapat asupan protein yang cukup. Hal ini dikarenakan kedua jenis pola makan tersebut menuntut pelakunya untuk tidak mengonsumsi daging. Oleh karena itu, sekarang banyak orang yang beralih ke diet pescatarian karena diet ini masih memperbolehkan orang yang menjalaninya untuk mengonsumsi ikan dan seafood serta susu dan telur yang merupakan sumber protein yang baik bagi kesehatan tubuh.

 

  1. Mendapatkan asupan omega-3

Beberapa jenis ikan, seperti bandeng, salmon, tuna, dan tongkol, kaya akan omega-3. Asam lemak sehat ini memiliki banyak manfaat, di antaranya menjaga kesehatan jantung, mendukung fungsi dan kesehatan otak, menjaga kesehatan mata, serta menurunkan dan mengontrol tekanan darah.

 

  1. Menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular

Pola makan Pescatarian mengharuskan orang yang menjalaninya untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran, buah, kacang, serta ikan dan seafood. Dengan memperbanyak konsumsi makanan sehat tersebut, asupan nutrisi penting bagi tubuh seperti protein, omega-3, serta beragam vitamin dan mineral, akan terpenuhi. Beberapa riset sejauh ini menyebutkan bahwa diet pescatarian dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan meningkatkan jumlah kolesterol baik di dalam tubuh. Hal ini baik untuk mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.

 

  1. Mengontrol berat badan

Orang yang menjalani diet Pescatarian dituntut untuk lebih banyak mengonsumsi makanan bergizi, seperti sayur, buah, telur, dan ikan. Asupan nutrisi berupa protein, lemak sehat, karbohidrat kompleks, dan serat yang banyak diperoleh dari pola makan ini akan membuat berat badan lebih mudah terkontrol. Oleh karena itu, Mom bisa mencoba menjalani diet Pescatarian apabila sedang menurunkan berat badan atau menjaganya tetap ideal. Namun, tak hanya dengan menjalani diet sehat ini saja sebagai kunci menurunkan berat badan, Mom juga perlu rutin berolahraga dan membatasi asupan kalori berlebih.

 

Walaupun manfaat menjalani pola makan Pescatarian ini cukup banyak, tetapi Sahabat Suni juga harus memperhatikan risiko yang dapat timbul ya, seperti mendapatkan paparan merkuri berlebih, serta tingginya tingkat kolesterol dalam tubuh. Jadi, tetap perhatikan asupan yang dikonsumsi ya, Sahabat Suni!